Media Belanda Merespon Penunjukan Wim Rijsbergen Sebagai Pelatih

Di Tulis Oleh Kucheng Ling

Media Belanda Merespon Penunjukan Wim Rijsbergen Sebagai Pelatih Indonesia. Perkembangan sepakbola Indonesia turut menjadi perhatian media-media olahraga di Belanda, terutama penunjukan pelatih baru, Wim Rijsbergen. Media Belanda ikut menanggapi keputusan PSSI kepengurusan baru menunjuk Wim Rijsbergen sebagai pelatih baru timnas menggantikan Alfred Riedl, demikian RNW.

Terdekat, Rijsbergen dipercaya menangani Indonesia pada dua laga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia menghadapi Turkmenistan, 23 dan 28 Juli. Voetbal International membahas penunjukan tersebut dalam salah satu artikelnya dan menyitir komentar positif sang pelatih baru.

Sebelumnya, Voetbal International memberitakan tentang keputusan pemecatan Alfred Riedl oleh ketua umum baru PSSI Djohar Arifin Husein. Restrukturisasi internal yang terjadi di tubuh otoritas sepakbola Indonesia itupun ditanggapi De Gerdelander dengan mengatakan, "Sepakbola di negeri Asia ini sulit diurus. Bahkan FIFA harus turun tangan untuk pemilihan ketua baru PSSI dan mendamaikan pertikaian soal ketua baru."

Kongres Luar Biasa PSSI pekan lalu menghasilkan Djohar sebagai ketua umum baru untuk periode berikutnya setelah dua kali kongres yang gagal menghasilkan keputusan.Wim Rijsbergen sendiri tidak ambil pusing dengan kemelut organisasi itu.

"Saya melihatnya sebagai tantangan untuk menoreh prestasi dengan negara yang fantastis ini," ujarnya.

"Mereka terlihat sangat bersemangat saat memulai latihan. Tentu saja ada beberapa hal yang harus dibenahi, tapi kalau melihat mentalitas pemain, kita bisa melakukan hal-hal menarik ke depannya."

Berbekal pengalaman menangani PSM Makassar di Liga Primer Indonesia (LPI), Rijsbergen yakin bisa menjalani tugas dengan baik.

"Pengalaman beberapa bulan di Makassar dan didukung orang-orang yang berniat baik di sini, saya percaya bisa melakukan perubahan ke arah yang positif," sambungnya.

Meski demikian, Rijsbergen sadar tugas berat menanti dengan persiapan yang minim.

"Sebagian besar pemain berasal dari Superliga (ISL) dan saya belum mengenal mereka dengan baik. Memang tidak mudah, tapi saya siap bekerja dengan maksimal," pungkasnya.