Gandum Aztec Dapat Selamatkan Penderita Diabetes Dari Gagal Jantung

Di Tulis Oleh Kucheng Ling


Para penderita diabetes tipe 2 dapat menurunkan resiko gangguan atau masalah pada pembuluh darah jantung dengan cara menerima suapan yang terbuat dari sejenis gandum yang ditanam oleh suku asli kuno Aztec, demikian hasil penelitian sekelompok ilmuwan Kanada

Para ilmuwan Kanada mengatakan sejenis gandum yang biasa dikenal oleh suku asli kuno Aztec dengan nama Salba, apabila dikonsumsi oleh penderita diabetes tipe 2 sebanyak dua hingga tiga butir setiap harinya akan menurunkan tekanan darah sistolik dan menurunkan resiko gangguan penyakit pembuluh darah jantung .


Para penderita diabetes tipe 2 yang terkontrol dan terpantau (berobat secara teratur) menerima asupan dua atau tiga butir secara teratur selama masa penelitian sambil terus berobat," kata Dr. Alexandra L. Jenkins kepada Reuters.


"Efektivitas terlihat setelah pasien menerima pengobatan medis (obat-obatan) secara konvensional disertai tambahan salba," kata Jenkins yang bekerja di rumah sakit St Michael di Toronto.


Salba adalah butir gandum yang dikembangkan dari gandum Salvia hispanica L. yang diproduksi oleh perusahaan farmasi di Argentina.


Jenis gandum itu sangat kaya akan serat, asam lemak omega 3, magnesium, kalsium, besi serta anti-oksidan.


Sebanyak 11 pasien pria diabetes tipe 2 dan 9 pasien wanita dengan penyakit diabetes yang terkontrol mengkonsumsi 37 gram salba setiap harinya selama 12 pekan . Setelah itu melalui periode pertama pemberian dihentikan dan kemudian diulang kembali untuk 12 pekan.


Pada masa penelitian itu para pasien tidak melakukan perubahan pola gaya hidup termasuk pola makan dan kegiatan fisiknya. Tekanan darah sistolik secara mencolok turun 6,3 mm Hg pada saat menggunakan salba.


Para ilmuwan Kanada menemukan Salba mengurangi inflamasi dan penggumpalan darah serta memperbaiki kontrol glycemic.


"Salba mempunyai sejarah panjang dalam penggunaannya oleh manusia dengan tidak adanya kontra-indikasi bagi perorangan pasien penderita diabetes secara umum," kata Jenkins.


Namun ia menekankan perlu dilakukan penelitian lanjut yang menyertakan pasien diabetes tipe 2 dalam jumlah yang lebih banyak untuk memastikan manfaat salba