Tragis! Bayi 9 Bulan Meninggal Akibat DBD

Di Tulis Oleh Kucheng Ling


Sungguh tragis dan malang bayi ini. Baru mau keluar sudah terserang DBD... Apa Yang terjadi???

Ridho Hasbiallah, bayi usia 9 bulan meninggal dunia akibat penyakit demam berdarah dengue (DBD). Anak pasangan Sahroni dan Krisnawati, warga RT 07/RW 02, Jatinegara, Cakung, meninggal di RSI Pondok Kopi, Duren Sawit, Jumat (19/2/2010).
”Korban meninggal positif akibat DBD,” ungkap Kepala Puskesmas Cakung Susi Suzana. Dia juga menjelakan pihaknya sudah mengantisipasi jatuh korban lanjutan dengan melakukan fogging (pengasapan) di wilayah tersebut.

Korban diketahui mulai mengalami panas pada Sabtu 13 Februari. Kondisi panas korban semakin tinggi hingga mencapai 40 derajat Celsius. Selanjutnya korban dibawa oleh orang tuanya ke UGD RSI Pondok Kopi pada sore harinya.

“Pihak rumah sakit lalu menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium,” kata Susi.

Setelah pemeriksaan, korban diperbolehkan oleh dokter pemeriksa untuk pulang. Namun hingga keesokan harinya, panas Ridho tidak turun juga. Maka korban dibawa lagi ke UGD RSI Pondok Kopi oleh orang tuanya.
”Hasil lab-nya trombosit anak saya 203,” ungkap Krisnawati. Korban pun kembali disuruh pulang.

Pada Senin 15 Februari sekira pukul 19.00 WIB, kondisi tubuh Ridho semakin panas. Setelah dibawa kembali ke RSI Islam Pondok Kopi, korban langsung masuk ke ICU dengan trombosit yang menurun hingga 70 melalui diagnosa DSS (Dengue Shock Syndrome). Setelah mendapatkan perawatan sembilan jam, korban akhirnya meninggal dunia, pada pukul 03.00 WIB.

Berdasarkan data Sudin Kesehatan Jakarta Timur, hingga kemarin jumlah korban DBD di Jakarta Timur mencapai 344 orang. Korban teringgi terdapat di Kecamatan Duren Sawit sebanyak 68 orang, disusul Cakung (53) dan Jatinegara (41).

Selanjutnya korban DBD lainnya terdapat di Kecamatan Matraman (29),Kramatjati (28), Cipayung (28), Pulo gadung (27), Makasar (26),Pasar Rebo (25)dan Ciracas(19).


Sumber : vivanews