Duel Tinju Chris John vs Daud 'Cino' Yordan

Di Tulis Oleh Kucheng Ling


WillyNews - Duel Tinju Chris John vs Daud 'Cino' Yordan. Sejarah Baru Tinju Profesional Indonesia. Inilah kejuaraan dunia tinju pertama yang mempertemukan dua petinju Indonesia. Duel Chris John vs Daud 'Cino' Yordan malam ini menjadi sejarah baru bagi tinju profesional Indonesia. Soalnya, ini merupakan kejuaraan dunia pertama yang mempertemukan sesama petinju Indonesia.

Dalam duel ini, Chris John akan mempertaruhkan gelar juara dunia kelas bulu versi WBA yang disandangnya sejak 2003 lalu. Pertarungan akan digelar di Pekan Raya Jakarta, Jakarta Pusat, malam pukul 21.30 WIB.

Kemarin kedua petinju telah melakukan timbang badan. Chris John memiliki bobot 57 kg dan Cino 57,1 kg. Sedangkan berat maksimal untuk tampil di kelas bulu versi badan tinju WBA adalah 57,1 kg.

Usai timbang badan, Chris John berkoar akan menghentikan perlawanan Cino sebelum 12 ronde. Bahkan petinju yang dijuluki The Dragon tersebut menargetkan kemenangan KO atas Cino maksimal paling lama ronde kelima.

Sebaliknya, Cino justru memilih merendah. Petinju asal Sasana Kayong Utara Boxing Camp itu tak ingin sesumbar dalam menghadapi Chris John. Bagi Cino yang penting adalah dirinya tampil sebagai pemenang.

"Kemenangan KO atau angka sama saja. Yang penting saya bisa menang dulu. Chris John merupakan petinju hebat," kata Cino.

Duel Chris John vs Cino merupakan sejarah baru di dunia tinju tanah air. Pasalnya, ini adalah kali pertama dua petinju Indonesia berada dalam satu ring memperebutkan gelar juara dunia.

Sebelumnya, beberapa juara dunia tinju asal Indonesia seperti Nico Thomas, Ellyas Pical, dan M Rachman tak pernah mempertahankan gelar dari rekan senegaranya. Sabuk mereka lepas ke tangan petinju asing.

Nico Thomas, berhasil merebut gelar juara dunia kelas terbang mini versi IBF dengan mengalahkan petinju Thailand, Samuth Sithnaruepol 17 Juni 1989. Dalam duel ini, Nico dinyatakan menang angka.

Namun sabuk tersebut tak melingkar lama di pinggangnya karena Nico dikalahkan petinju Filipina Eric Chavez (Philipina), di Jakarta, 21 September 1989. Dalam duel ini Nico menyerah KO pada ronde kelima.

Muhammad Rachman juga berhasil merebut gelar juara dunia tinju kelas terbang mini usai mengalahkan petinju Kolombia, Daniel Reyes, 14 September 2004. Rahman dua kali mampu mempertahankan gelarnya.

Rachman akhirnya kehilangan gelar saat kalah di tangan petinju Filipina, Florante Condes, 7 Juli 2007. Dalam duel ini, Rachman yang sempat terjatuh di ronde ke-7 dan 10 akhirnya dinyatakan kalah angka.

Nasib petinju legendaris Indonesia, Ellyas Pical juga tak jauh beda. Petinju asal Ambon itu berhasil menjadi juara dunia kelas bantam yunior versi IBF dengan mengalahkan petinju Korea, Chun Ju-do, 3 Mei 1985.

Beberapa kali gelar itu sempat lepas dari Pical, namun kembali berhasil direbutnya lagi. Pical pun baru benar-benar melepaskan gelar tersebut usai dikalahkan petinju Kolombia, Juan Polo Perez, 4 Oktober 1989.

Bertanding di Ronoake, Virginia, Amerika Serikat, Pical dinyatakan kalah angka. Paska kekalahan dari Perez, Pical masih bertanding non gelar sebanyak tiga kali sebelum akhirnya memutuskan pensiun.

Duel Chris John vs Cino akan dipimpin wasit asal Amerika Serikat, Raul Caiz. Sedangkan tiga hakim yang bertugas juga dari luar negeri yakni, Stanley Christidolou, Franasiso Martinez, dan Pinit Prayadsub

Tale of Tape
Nama : Chris John
Julukan : The Dragon
Lahir : Jakarta, 14 September 1979/ 31 tahun
Manaher : Craig Christian
Gaya : Ortodoks
Tinggi : 169 cm
Jangkauan : 175 cm
Negara : Indonesia
Alamat : Semarang, Indonesia
Rekor Bertanding: 44 (KO 22) + 0 (KO 0) + 2 = 46

Nama : Daud Yordan
Julukan : Daud 'Cino' Yordan
Lahir : Ketapang, 10 Juni 1987/23 tahun
Manajer : Damianus Yordan
Gaya : Ortodoks
Tinggi : 170cm
Negara : Indonesia
Alamat : Ketapang, Kalimantan Barat
Rekor Bertanding: 27 (KO 21) + 1 (KO 0) + 0 = 29