Cara Membuat Gigi Putih & Sehat

Di Tulis Oleh Kucheng Ling


Gigi putih dan bersih secara alami merupakan dambaan setiap orang. Gigi sehat mampu mendongkrak penampilan. Pasalnya, senyuman indah erat kaitannya dengan gigi sehat, putih, berderet rapi, dan kuat.

Membersihkan gigi secara rutin dan memeriksakan kesehatan gigi, serta membatasi makanan yang mengandung gula berlebih merupakan salah satu cara yang wajib Anda lakukan. Namun tak hanya itu saja, makanan yang Anda makan pun berpengaruh pada kesehatan gigi Anda.

Jika Anda ingin memiliki gigi sehat, ada beberapa daftar makanan yang harus Anda hindari dan yang boleh Anda konsumsi. Berikut ulasan singkat dari Carefair:

Daftar makanan yang wajib Anda hindari adalah permen

Permen menempati posisi puncak makanan yang harus Anda hindari. Beberapa jenis permen tertentu memberikan efek lebih buruk pada gigi. Mengemut permen dengan kuat atau mengunyah permen manis sepanjang sore hari merupakan hal terburuk yang pernah Anda lakukan karena bisa merusak gigi. Kandungan gula dari permen tersebut akan tetap menempel pada gigi dalam durasi waktu yang cukup lama, dan ini tentu saja menjadi penyebab utama kerusakan gigi.

Oleh karena itu, Anda bisa mengganti permen dengan sepotong keju atau sepotong permen karet bebas gula. Keju yang kaya akan kalsium juga merupakan salah satu kandungan yang dibutuhkan oleh gigi dan gusi, serta dapat meningkatkan air liur dalam mulut Anda untuk menetralkan asam yang tertinggal dari makanan manis yang Anda makan.

Makanan yang patut Anda konsumsi

Makan sehat pun bisa berkontribusi pada senyuman indah Anda. Makanan yang mengandung antioksidan juga berperan memperkuat gusi gigi tetap sehat dan mencegah berkumpulnya plak pada gigi. Vitamin C, coenzim Q10 dan flavanoids merupakan kandungan yang baik untuk sebuah senyum sehat karena mereka berfungsi melindungi gusi dari kerusakan.

Senyum Anda merupakan aset paling penting. Anda bisa menjaganya dengan memilih makanan yang tepat, dan Anda akan terlihat lebih mengesankan dengan gigi sehat dan senyum yang lebih indah. Miliki deretan gigi indah bak mutiara sekarang juga.

Pelit senyum karena gigi putih ternoda? Ternyata, noda pada gigi bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti penuan, makanan, minuman, bahkan obat kumur yang kita gunakan. Noda gigi tidak hanya membuat senyum kita tidak berkilau tapi juga dapat merusak gigi. Gunakan rahasia berikut untuk mengembalikan senyum putih termanis kita sekarang.

Produk pemutihan gigi.
Walaupun di Indonesia produk-produk pemutih gigi masih terbilang barang asing, namun kehadiran produk pemutih gigi yang mudah ditemui di pasaran serta praktis digunakan ini membuat pemutihan gigi menjadi proses yang dapat kita lakukan sendiri di rumah. Kita bisa mencoba pasta gigi berformula khusus yang memiliki kemampuan memutihkan gigi ataupun produk pemutih lain berupa strip atau gel. Tapi, untuk noda yang “sulit”, kita tetap memerlukan bantuan dari dokter gigi.

Resep kuno.
Untuk yang ingin mencoba cara kuno, cobalah konsumsi seledri, apel, pir, dan wortel. Ketiga makanan ini dapat memicu produksi saliva atau air liur yang akan membantu menghilangkan kotoran pada gigi. Coba juga kunyah permen karet bebas gula untuk meningkatkan produksi saliva. Mengapa saliva atau air liur bisa jadi penyelamat? Air liur dibutuhkan gigi untuk menetralkan asam yang bisa menyebabkan gigi berlubang.

Mencegah penodaan pada gigi.
Berbarengan dengan bertambahnya umur, bagian luar email gigi kita juga akan terkikis. Lapisan di bawah email atau dentin kita memiliki kecenderungan warna yang lebih kuning. Oleh sebab itu, sangatlah penting untuk menghindari faktor-faktor penyebab noda pada gigi “tua” terlebih dahulu setelah melakukan pemutihan gigi. Waspadailah makanan dan minuman yang dapat memberikan noda pada gigi, maka hasil pemutihan gigi kita mampu bertahan hingga 1 tahun.

Cara untuk mengetahuinya cukup mudah. Pada intinya, apapun yang dapat menodai kaos T-shirt kita dapat menodai gigi juga. Jadi, kendalikan pengonsumsian kopi, teh, jus buah, blueberry, blackberry, dan bit. Tidak perlu menghilangkan kebiasaan kita tersebut, cukup dengan membiasakan diri untuk menyikat dan berkumurlah dengan air putih setiap kali kita selesai menikmati makanan atau minuman tersebut.

Hindari rokok.
Tidak hanya dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan kita secara keseluruhan, rokok merupakan salah satu perusak gigi terburuk. Nikotin bisa menyebabkan noda cokelat yang menempel pada email gigi dan sangat sulit untuk dihilangkan jika hanya dengan sikat gigi saja. Semakin lama kita merokok, semakin banyak pula nikotin yang akan menempel dan menodai gigi kita. Tidak hanya itu, kebiasaan merokok juga bisa menyebabkan bau mulut, gingivitis (penyakit gusi) dan meningkatkan risiko kanker mulut.

Jangan lupa perawatan harian.

Satu strategi mudah mempertahankan gigi putih adalah dengan rajin menggosok gigi. Biasakan untuk menyikat gigi kita 2 kali sehari (setelah sarapan dan sebelum tidur) serta melakukan flossing satu kali sehari. Lebih baik lagi, jika kita bisa menyikat gigi kita setiap kali selesai makan atau mengunyah snack. Menyikat gigi akan membantu kita mencegah terjadinya penodaan dan proses penguningan pada gigi, terutama pada garis gusi. Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan gigi rutin ke dokter gigi